Detail Cantuman Kembali

XML

ketidaksesuaian pemanfaatan ruang laut berdasarkan rencana tata ruang dan wilayah di perairan muara berau, kalimantan timur


Perairan Muara Berau, Kabupaten Kutai Kartanegara, berperan krusial terhadap penunjang pembangunan ekonomi beserta kelestarian lingkungan. Pemanfaatan ruang di wilayah ini mencakup sektor perikanan, transportasi, serta kawasan wisata bahari yang berkembang pesat. Namun, ketidak sesuaian antara pemanfaatan ruang dengan Rencana Tata Ruang dan Wilayah beserta Rencana Zona Wilayah Pesisir dan Pulau-Pulau Kecil menimbulkan potensi konflik terhadap pengelolaan sumber daya pesisir. Tujuan penelitian ini yakni menganalisis kesesuaian pemanfaatan ruang pesisir dan laut teritorial di Kecamatan Muara Badak berdasarkan Rencana Tata Ruang dan Wilayah beserta Rencana Zona Wilayah Pesisir dan Pulau-Pulau Kecil, serta mengidentifikasi potensi konflik pemanfaatan ruang. Penelitian ini menerapkan metodologi analisis spasial berbasis Sistem Informasi Geografis disertai pendekatan overlay multi-kriteria. Data primer didapat melalui observasi lapangan, wawancara bersama pemangku kepentingan dan survei spasial. Hasil penelitian menemukan potensi konflik antar nelayan dan transportasi pengangkut hasil tambang, selain itu terdapat pula potensi konflik antara fungsi konservasi dan kepentingan migas untuk itu diperlukan kerjasama antara masyarakat dan pengelola Migas utuk mepertahankan kelestarian lingkungan dan direkomendasikan penataan zonasi mikro yang bertujuan meminimalisir adanya gesekan atar pemanfatan ruang laut, sekaligus dapat menigkatkan aspek ekonomi, ekologi serta sosial, untuk mendukung pembangunan pesisir berkelanjutan di Perairan Muara Berau, Kutai Kartanegara.
624.25.24 Kar k
NONE
Text
Indonesia
Fakultas Teknik dan Ilmu Kelautan, Universitas Hang Tuah
2025
Surabaya
xi, 67 p. : ill. ; 29 cm.
Skripsi
LOADING LIST...
LOADING LIST...